BUAH KEJUJURAN

Pada suatu hari, ulama’ terkenal Hassan Basri telah melarikan dirinya dari dikejar oleh tentera Hajjaj bin Yusuf yg terkenal bengis lagi kejam. Beliau telah masuk ke rumah sahabatnya yg bernama Habib Ajmi untuk berlindung di dalamnya.

Seketika kemudian, datanglah askar-askar Panglima Hajjaj ke rumah Habib Ajmi lalu berhenti untuk bertanya :

“Hai orang tua! Adakah engkau nampak Hassan al-Basri?”

Kebetulan Habib yg sedang berdiri di muka pintu lantas menjawab :

“Ya!” ujarnya singkat.

Hassan Basri yang mendengar jawaban sahabatnya dari dalam rumah itu berasa terkejut serta berdebar-debar memikirkan kenapa Habib berterus-terang saja mengatakan dia tahu dimana ianya berada?

Askar-askar Hajjaj ingin tahu dimana beradanya Hassan Basri lalu Habib pula mengatakan bahwa orang yang dicari mereka itu ada di dalam rumahnya. Mereka lantas masuk ke rumah Habib, tetapi tidak dapat pula menemui siapa pun.

Mereka pun lalu menyangka bahwa Habib hanya bersenda gurau dengan mereka lalu mereka mencaci serta mengatakan Habib pembohong besar.
Tetapi Habib bersumpah bahwa ia tidak berkata selain dari yang benar. Mereka lalu mencoba sekali lagi masuk ke dalam rumahnya tetapi tidak juga menemui siapapun. Akhirnya mereka pun pergi meninggalkan rumah itu.

Tidak lama kemudian, ulama’ Hassan Basri pun keluar dari rumah sahabatnya itu lalu berkata kepada Habib bahwa dia terselamatkan dari ditemukan oleh askar-askar Hajjaj itu kerana berkat sahabatnya itu. Kemudian ia pun bertanya kenapa Habib memberitahu yang ia ada di dalam rumahnya.

Maka Habib pun menjawab :

“Wahai sahabatku Hassan Basri! Sebenarnya bukanlah karena berkat doaku yang membuat engkau selamat,melainkan karena berkat kejujuranku berkata benar. Sekiranya aku berbohong dengan mereka lalu engkau pula tertangkap, kita berdua pasti akan peroleh malu yang bukan kepalang beratnya!”

Demikianlah keberanian seorang yang beriman. Kerana kuat iman dan taqwanya kepada Allah itulah, maka Allah telah menyelamatkan sahabatnya itu dari tertangkap oleh pemerintah yang dhalim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *